YHNP

WELCOME

Pengertian MailChimp
    MailChimp adalah salah satu penyedia jasa e-mail marketing diantara banyak jasa lainnya. Jarang sekali ada e-mail marketing provider yang menawarkan jasa layanan gratis, walaupun hanya untuk 2000 subscriber pertama, dan 12.000 pengiriman e-mail.
    MailChimp cocok sekali untuk pemula yang ingin belajar sekaligus memahami dasar dari e-mail marketing, jika ada niat untuk mempelajarinya.

Berikut Analisis SWOT pada MailChimp :
1. Strengths

  • Memiliki jalur langsung untuk menghubungkan penjual dengan pelanggan.
  • Merupakan layanan favorit bagi para blogger pemula dan usaha kecil.
  • Mailhimp telah dipercaya oleh lebih dari tujuh juga pelanggan.
  • Sangat mudah digunakan dan memungkinkan dalam pembuatan template html tanpa coding.
  • Memiliki paket free (gratis) untuk pendataan sampai 2000 pelanggan.
2. Weaknesess
  • Beberapa fitur dikecualikan dalam versi gratis.
  • Sulit mengkustomisasi formulir pendaftaran.
  • Desain antarmuka pengguna yang sedikit kaku.
3. Opportunities
  • Di era digital ini, internet menjadi media marketing online yang sangat baik.
  • Pengguna internet mulai banyak memulai aktivitas online mereka dengan e-mail.
  • Media sosial dan mobile marketing jauh lebih banyak menarik perhatian pemasar.
  • Indonesia merupakan pangsa pasar yang sangat luas dan memiliki customer yang cenderung mudah dirayu.
4. Threats
  • Keterbatasan akan fitur yang lebih mutakhir dari kompetitor.
  • Munculnya kompetitor-kompetitor baru.
  • Kompetitor lama yang terus berkembang dengan inovasinya.

5. Membuat Strategi
  • Peningkatan pada layanan / fitur yang dinilai kurang.
  • Mengikuti perkembangan dan keinginan masyarakat (pengguna).
  • Membuat inovasi baru untuk mematikan keberhasilan kompetitor.

Sumber: Dunianya anak sekolahan.
Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Pengertian Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats (SWOT)
    Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats (SWOT) adalah metode perencanaan strategis yang digunakan untuk mengevaluasi kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan ancaman (threats) dalam suatu proyek atau suatu spekulasi bisnis. Keempat faktor itulah yang membentuk akronim SWOT (strengths, weaknesses, opportunities, dan threats). SWOT akan lebih baik dibahas dengan menggunakan tabel yang dibuat dalam kertas besar, sehingga dapat dianalisis dengan baik hubungan dari setiap aspek.
    Proses ini melibatkan penentuan tujuan yang spesifik dari spekulasi bisnis atau proyek dan mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang mendukung dan yang tidak dalam mencapai tujuan tersebut. Analisis SWOT dapat diterapkan dengan cara menganalisis dan memilah berbagai hal yang mempengaruhi keempat faktornya, kemudian menerapkannya dalam gambar matrik SWOT, di mana aplikasinya adalah bagaimana kekuatan (strengths) mampu mengambil keuntungan (advantage) dari peluang (opportunities) yang ada, bagaimana cara mengatasi kelemahan (weaknesses) yang mencegah keuntungan (advantage) dari peluang (opportunities) yang ada, selanjutnya bagaimana kekuatan (strengths) mampu menghadapi ancaman (threats) yang ada, dan terakhir adalah bagaimana cara mengatasi kelemahan (weaknesses) yang mampu membuat ancaman (threats) menjadi nyata atau menciptakan sebuah ancaman baru.


    Teknik ini dibuat oleh Albert Humphrey, yang memimpin proyek riset pada Universitas Stanford pada dasawarsa 1960-an dan 1970-an dengan menggunakan data dari perusahaan-perusahaan Fortune 500


4 Komponen Dasar Analisis SWOT
Analisis SWOT dibagi atas 4 komponen dasar :
1. Strength (Kekuatan) atau disingkat dengan “S” : Karakteristik organisasi ataupun proyek yang memberikan kelebihan / keuntungan dibandingkan dengan yang lainnya.
2. Weakness (Kelemahan) atau disingkat dengan “W” : Karakteristik yang berkaitan dengan kelemahan pada organisasi ataupun proyek dibandingkan dengan yang lainnya.
3. Opportunities (Peluang) atau disingkat dengan “O” : Peluang yang dapat dimanfaatkan bagi organisasi ataupun proyek untuk dapat berkembang di kemudian hari.
4. Threats (Ancaman) atau disingkat dengan “T” : Ancaman yang akan dihadapi oleh organisasi ataupun proyek yang dapat menghambat perkembangannya.

    Dari keempat komponen dasar tersebut, Strength (Kekuatan) dan Weakness (Kelemahan) adalah faktor internal organisasi/proyek itu sendiri, sedangkan Oppoturnities (Peluang) dan Threats (Ancaman) merupakan faktor eksternal yang mempengaruhi perkembangan organisasi ataupun proyek. Oleh karena itu, Analisis SWOT juga sering disebut dengan Analisis Internal-Eksternal (Internal-External Analisis) dan Matriks SWOT juga sering dikenal dengan Matrix IE (IE Matrix).

Manfaat Analisis SWOT

    Metode analisis SWOT bisa dianggap sebagai metode analisis yangg paling dasar, yang bermanfaat untuk melihat suatu topik ataupun suatu permasalahan dari 4 empat sisi yang berbeda. Hasil dari analisa biasanya berupa arahan ataupun rekomendasi untuk mempertahankan kekuatan dan untuk menambah keuntungan dari segi peluang yang ada, sambil mengurangi kekurangan dan juga menghindari ancaman. Jika digunakan dengan benar, analisis ini akan membantu untuk melihat sisi-sisi yang terlupakan atau tidak terlihat selama ini. Dari pembahasan diatas tadi, analisis SWOT merupakan instrumen yang bermanfaat dalam melakukan analisis strategi. Analisis ini berperan sebagai alat untuk meminimalisasi kelemahan yang terdapat dalam suatu perusahaan atau organisasi serta menekan dampak ancaman yang timbul dan harus dihadapi. 


Faktor yang Mempengaruhi Analisis SWOT

Faktor-faktor yang mempengaruhi keempat komponen dasar Analisis SWOT diantaranya adalah :

1. Faktor Internal (Strength dan Weakness) :

  • Sumber daya yang dimiliki.
  • Keuangan atau Finansial.
  • Kelebihan atau kelemahan internal organisasi.
  • Pengalaman-pengalaman organisasi sebelumnya (baik yang berhasil maupun yang gagal).

2. Faktor Eksternal (Opportunities dan Threats) :

  • Tren.
  • Budaya, sosial politik, ideologi, perekonomian.
  • Sumber-sumber permodalan.
  • Peraturan pemerintah.
  • Perkembangan teknologi.
  • Peristiwa-peristiwa yang terjadi.
  • Lingkungan.


Contoh Analisis SWOT

Berikut ini adalah contoh sederhana dalam melakukan Analisis SWOT dalam suatu mengevaluasi Kekuatan, Kelemahan, Peluang dan Ancaman suatu perusahaan.
1. Strength (Kekuatan) :
  • Kami dapat merespon dengan cepat setiap permintaan pelanggan tanpa harus melalui birokrasi yang panjang.
  • Kami memiliki biaya overhead yang rendah, sehingga dapat memberikan tawaran harga yang paling baik bagi pelanggan kami.
  • Kami sangat memperhatikan setiap permintaan dan kebutuhan pelanggan.
  • Kami sangat fleksibel dalam menangani setiap kasus dan permintaan pelanggan.
  • Kami memiliki reputasi yang baik pada market yang tekuni.

2. Weakness (Kelemahan) :

  • Staff kami masih memiliki kemampuan yang rendah dibidang-bidang tertentu.
  • Perusahaan kami memiliki keterbatasan dalam permodalan.
  • Cash flow kadang-kadang tidak lancar.
  • Lokasi kantor yang letaknya di tempat yang kurang strategis.

3. Opportunities (Peluang) :

  • Sektor yang kami tekun ini sedang mengalami kenaikan.
  • Pemerintah sangat mendukung perusahaan lokal seperti kami.

4. Threats (Ancaman) :

  • Perkembangan Teknologi yang cepat di market ini yang berada di luar kemampuan kami akan menyebabkan kami terlambat dalam mengadopsinya.
  • Perubahan strategi pesaing dapat mengancam posisi kami di market.
  • Kurangnya minat perbankan dalam membiayai pendanaan untuk industri yang kami tekuni saat ini.


Sumber:
1. Wikipedia Indonesia.
2. Gelas Dingin.
3. Pengertian Apapun.
Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Pengertian Internet of Things (IoT)
    Internet of Things (IoT) adalah sebuah konsep dimana suatu objek yang memiliki kemampuan untuk mentransfer data melalui jaringan tanpa memerlukan interaksi manusia ke manusia atau manusia ke komputer. IoT telah berkembang dari konvergensi teknologi nirkabel, Micro-Electro Mechanical Systems (MEMS), dan Internet.
    Pada dasarnya, IoT mengacu pada benda yang dapat diidentifikasikan secara unik sebagai representasi virtual dalam struktur berbasis Internet. Istilah IoT awalnya disarankan oleh Kevin Ashton pada tahun 1999 dan mulai terkenal melalui Auto-ID Center di Massachusetts Institute of Technology (MIT). Dan kini IoT menjadi salah satu tugas bagi seorang mahasiswa di sebuah perguruan tinggi.

Cara Kerja IoT
   Cara kerja IoT yaitu dengan memanfaatkan sebuah argumentasi pemrograman yang dimana tiap-tiap perintah argumennya itu menghasilkan sebuah interaksi antara sesama mesin yang terhubung secara otomatis tanpa campur tangan manusia dan dalam jarak berapa pun. Internetlah yang menjadi penghubung di antara kedua interaksi mesin tersebut, sementara manusia hanya bertugas sebagai pengatur dan pengawas bekerjanya alat tersebut secara langsung.

Teknologi Pengimplementasian IoT
    Dapat dikatakan bahwa IoT adalah bagaimana suatu objek yang nyata di dunia ini digambarkan di Internet. Mari kita bayangkan ketika semua benda, bahkan manusia, hewan, dan tumbuhan dilengkapi dengan alat pengidentifikasian, maka mereka bisa dikelola secara efisien dengan bantuan komputer. Dan pengidentifikasian tersebut dapat dilakukan dengan beberapa teknologi seperti kode batang (Barcode), kode QR (QR Code), dan Identifikasi Frekuensi Radio (RFID).

1. Kode Batang (Barcode) adalah suatu kumpulan data optik yang dapat dibaca oleh alat scannernya. Pada awalnya digunakan untuk otomatisasi pemeriksaan barang di swalayan dan hingga saat ini kode batang (tipe UPC/Universal Price Codes) kebanyakan masih digunakan untuk hal tersebut. Prinsip kerjanya sangatlah sederhana, yaitu ketika kode batang didekatkan pada scanner, maka scannernya akan memancarkan cahaya dan mengidentifikasi informasi atau kode yang ada pada kode batang tersebut.
Keuntungan dari Kode Batang
  • Proses input data lebih cepat : Karena scanner kode batang dapat membaca atau merekam data lebih cepat dibandingkan dengan melakukan proses input data secara manual.
  • Proses input data lebih tepat : Karena teknologi kode batang mempunyai ketepatan yang tinggi dalam pencarian data.
  • Proses input lebih akurat mencari data : Karena teknologi kode batang mempunyai akurasi dan ketelitian yang sangat tinggi.
  • Mengurangi biaya : Karena dapat mengindari kerugian dari kesalahan pencatatan data, dan mengurangi pekerjaan yang dilakukan secara manual, secara berulang-ulang dan memiliki harga yang lebih murah daripada RFID.
  • Peningkatan kinerja manajemen : Karena dengan data yang lebih cepat, tepat dan akurat maka pengambilan keputusan oleh manajemen akan jauh lebih baik dan lebih tepat, yang nantinya akan sangat berpengaruh dalam menentukan kebijakan perusahaan.

2. Kode QR (QR Code/Quick Response Code) adalah suatu kode batang dua dimensi yang dikembangkan oleh Denso Wave, salah satu divisi pada Denso Corporation yang merupakan perusahaan Jepang. Sesuai namanya, kode QR diciptakan untuk menyampaikan informasi dengan cepat dan mendapatkan respons yang cepat pula. Berbeda dengan kode batang yang hanya menyimpan informasi secara horizontal, kode QR mampu menyimpan informasi secara horizontal dan vertikal.
    Oleh karena itu secara otomatis kode QR dapat menampung informasi yang lebih fisik yang dapat menyimpan alamat URL, nomor telepon, SMS yang dapat digunakan pada majalah, surat harian, iklan, pada tanda-tanda bus, kartu nama ataupun media lainnya. Atau dengan kata lain sebagai penghubung secara cepat konten online dan konten offline. Kehadiran kode ini memungkinkan semua orang berinteraksi dengan media yang ditempeli oleh kode QR, melalui ponsel secara efektif dan efisien. Semua orang juga dapat menghasilkan dan mencetak sendiri kode QR, sehingga orang lain dapat dengan mudah mengakses alamat URL ataupun segala informasi yang disimpan oleh kode QR tersebut.

3. Identifikasi Frekuensi Radio (RFID/Radio Frequensi Identifity) merupakan salah satu teknologi implementasi dari IoT. Secara singkatnya, RFID adalah sebuah metode identifikasi secara otomatis dengan menggunakan suatu peranti yang disebut RFID tag atau transponder. Pada zaman modern sekarang ini, RFID merupakan teknologi yang sudah umum (banyak digunakan), dikarenakan kegunaan dan efisiensinya dalam mendukung segala aktivitas kehidupan manusia.
    Hal ini dikarenakan label atau kartu RFID adalah sebuah benda yang bisa dipasang atau dimasukkan di dalam sebuah produk, hewan atau bahkan manusia dengan tujuan untuk identifikasi menggunakan gelombang radio. Sehingga memudahkan penggunanya untuk mendata (mengetahui jumlah maupun keberadaan atau lokasi) barang yang dimilikinya tersebut. Prinsip kerjanya sangatlah sederhana yaitu RFID tag (label RFID) memuat informasi dalam bentuk elektronik dan ketika bertemu dengan RFID readernya, informasi itu akan dikirimkan ke RFID reader dalam bentuk gelombang radio (makanya disebut Radio Frequensi Identifity). Sehingga benda tersebut dapat teridentifikasi oleh RFID reader-nya.

Metode IoT
   Metode yang digunakan oleh IoT adalah nirkabel atau pengendalian secara otomatis tanpa mengenal jarak. Pengimplementasian IoT sendiri biasanya selalu mengikuti keinginan si developer dalam mengembangkan sebuah aplikasi yang ia ciptakan, apabila aplikasinya itu diciptakan guna membantu monitoring sebuah ruangan, maka pengimplementasian IoT itu sendiri harus mengikuti alur diagram pemrograman mengenai sensor dalam sebuah rumah, berapa jauh jarak agar ruangan dapat dikontrol, dan kecepatan jaringan Internet yang digunakan. Perkembangan teknologi jaringan Internet seperti IPv6, 4G, dan Wimax, dapat membantu pengimplementasian IoT menjadi lebih optimal, dan memungkinkan jarak yang dapat di lewati menjadi semakin jauh, sehingga semakin memudahkan kita dalam mengontrol sesuatu.

Pengimplementasian IoT
    Pengimplementasian IoT terwujud dalam produk Speedy Monitoring. Produk ini diluncurkan oleh PT Telkom guna menangkap, merekam, dan memonitor suatu ruangan atau area tertentu dengan menggunakan IP Camera yang terhubung ke jaringan Speedy. Kelebihan produk ini adalah kita dapat mengakses hasil monitoring kamera dan memanajemen sistem ini melalui web browser. Baik melalui desktop maupun mobile phone. Maka dari itu dengan IoT, kita dapat mengendalikan segala sesuatu melalui sebuah perangkat dan mempermudah dalam melakukan segala aktivitas.

Manfaat IoT
     Salah satu manfaat IoT yaitu pekerjaan yang kita lakukan menjadi cepat, mudah, dan efisien. Kita juga bisa mendeteksi pengguna dimanapun ia berada. Sebagai contoh barcode yang tertera pada sebuah produk. Dengan barcode tersebut, bisa dilihat produk mana yang paling banyak terjual dan produk mana yang kurang diminati. Contoh lain saat kita pergi ke Singapore. Jika kita ingin bepergian menggunakan transportasi umum seperti MRT atau bis, kita cukup menggunakan atau membeli EZ-link card yang biasanya dipakai oleh para wisatawan yang mengunjungi Singapore sebagai pengganti uang untuk membayar jasa transportasi yang telah digunakan. Sedangkan warga negara Singapore sendiri menggunakan KTP ataupun kartu pelajar sebagai alat membayarnya. Cara ini lebih efisien dan cepat ketimbang menggunakan uang tunai.

Aplikasi IoT dalam B2B dan Pemerintahan
1. Iklan dan pemasaran terhubung : Cisco percaya bahwa kategori ini (Billboards terkoneksi Internet) akan menjadi tiga terbesar kategori IoT, bersamaan dengan smart factories dan sistem pendukung telecommuting.
2. Sistem pengelolaan sampah : Di Cincinnati, Ohio, volume sampah masyarakat turun 17% dan volume daur ulang meningkat hingga 49% melalui pemanfaatan program "pay as you throw" berbasis teknologi IoT untuk memonitor siapa yang membuang sampah melebihi batas.
3. Jaringan listrik pintar yang menyesuaikan tarif untuk penggunaan puncak energi : Jaringan listrik ini mewakili penghematan US$200 miliar hingga US$500 miliar per tahun sampai dengan 2025 berdasarkan McKinsey Global Institute.
4. Sistem air cerdas : Kota Doha, Sao Paulo, dan Beijing, Tiongkok, mengurangi kebocoran air 40-50% dengan meletakkan sensor pada pompa dan infrastruktur air lainnya.
5. Penggunaan dalam industri : Mencakup pabrik dan gudang terhubung, Internet yang dikelola jaringan rakitan, dan sebagainya.

sumber:
1. IDCloudHost.
2. Wikipedia bahasa Indonesia.
Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Konsep Cloud Computing
1. Software as a Service (SaaS) merupakan layanan cloud computing yang bisa langsung menggunakan aplikasi yang telah disediakan. Penyedia layanan mengelola infrastruktur dan platform yang menjalankan aplikasi tersebut. Contoh layanan aplikasi e-mail yaitu Gmail, Yahoo!, dan Outlook. Sedangkan contoh aplikasi media sosial adalah Twitter, FaceBook, Google+. Keuntungan dari layanan ini adalah pengguna tidak perlu membeli lisensi untuk mengakses aplikasi tersebut. Pengguna hanya membutuhkan perangkat klien cloud computing yang terhubung ke Internet. Ada juga aplikasi yang mengharuskan pengguna untuk berlangganan agar bisa mengakses aplikasi yaitu Office 365 dan Adobe Creative Cloud.
2. Platform as a Service (PaaS) merupakan layanan yang menyediakan computing platform. Biasanya sudah terdapat sistem operasi, database, web server dan framework aplikasi agar dapat menjalankan aplikasi yang telah dibuat. Perusahaan yang menyediakan layanan tersebutlah yang bertanggung jawab dalam pemeliharaan computing platform ini. Keuntungan layanan ini adalah mereka bisa fokus pada aplikasi yang mereka buat tanpa memikirkan tentang pemeliharaan dari computing platform. Contoh penyedia layanan PaaS adalah Amazon Web Service dan Windows Azure.
3. Infrastructure as a Service (IaaS) merupakan layanan cloud computing yang menyediakan infrastruktur IT berupa CPU, RAM, storage, bandwith dan konfigurasi lain. Komponen-komponen tersebut digunakan untuk membangun komputer virtual, yang dapat diinstall sistem operasi dan aplikasi sesuai kebutuhan. Keuntungan layanan ini adalah tidak perlu membeli komputer fisik sehingga lebih menghemat biaya. Konfigurasi komputer virtual juga bisa diubah sesuai kebutuhan. Misalkan saat storage hampir penuh, storage bisa ditambah dengan segera. Perusahaan yang menyediakan IaaS adalah Amazon EC2, TelkomCloud dan BizNetCloud.

Contoh Cloud Computing
1. Google Drive adalah layanan penyimpanan online yang dimiliki Google. Google Drive diluncurkan pada tanggal 24 April 2012. Sebenarnya, Google Drive merupakan pengembangan dari Google Docs. Google Drive memberikan kapasitas penyimpanan sebesar 5GB kepada setiap penggunanya. Kapasitas tersebut dapat ditambahkan dengan melakukan pembayaran atau pembelian storage.
Penyimpanan file di Google Drive dapat memudahkan pemilik file dapat mengakses file tersebut kapanpun dan dimanapun dengan menggunakan komputer desktop, laptop, komputer tablet ataupun smartphone. File tersebut juga dapat dengan mudah dibagikan dengan orang lain untuk berbagi pakai ataupun melakukan kolaborasi dalam pengeditan.
Fitur-Fitur Google Drive
1. Penyimpanan gratis sebesar 5GB : Pengguna dapat menyimpan dokumen, baik berupa gambar, video, musik, ataupun file-file lain.
2. Memungkinkan membuat dokumen : Pengguna dapat membuat dokumen, seperti mengolah data, mengolah angka, membuat presentasi, form dan dokumen lainnya.
3. Berbagi file : Memudahkan untuk berbagi file dengan orang lain, dan juga memudahkan orang lain untuk melakukan pengeditan terhadap file yang kita buat.
4. Terintegrasi dengan layanan Google lainnya : Pengguna layanan Google lainnya akan merasakan kemudahan dalam memanagement file dari Google Drive.
5. Fasilitas pencarian : Memberikan layanan pencarian yang lebih baik dan lebih cepat untuk penggunanya dengan menggunakan kata kunci tertentu, juga dapat mengenali gambar atau teks dari dokumen hasil scan.
6. Menampilkan berbagai file : Lebih dari 30 tipe file yang dapat dibuka dan ditampilkan oleh Google Drive, termasuk file video, file image, dan lain-lain tanpa mengharuskan pengguna untuk mengunduh dan menginstall software yang sesuai dengan tipe atau ekstensi file tersebut.
7. Menjalankan aplikasi : Mempunyai kemampuan untuk membuat, menjalankan dan membagi file aplikasi favorite yang dimiliki oleh pengguna.

2. Windows Azure adalah sistem operasi yang berbasis cloud computing, dibuat oleh Microsoft untuk mengembangkan dan mengatur aplikasi serta melayani sebuah jaringan global dari Microsoft Data Centers, juga mendukung berbagai macam bahasa dan alat pemograman. Sistem operasi ini dirilis pada 1 Februari 2010.
Fitur-Fitur Windows Azure
1. Layanan infrastuktur : Menyediakan infrastruktur dengan skala yang sesuai dengan kebutuhan. Baik dalam membuat aplikasi baru atau menjalankan aplikasi yang telah disediakan.
2. Kembangkan dan lakukan percobaan : Memungkinkan pengguna untuk melakukan pengembangan aplikasi dan langsung melakukan percobaan pada aplikasi tersebut secara cepat.
3. Big data : Menyediakan kapasitas data yang besar. Kapasitas ini didukung oleh Apache Hadoop.
4. Aplikasi mobile : Memberikan kemudahan dalam pembuatan aplikasi mobile. Aplikasi yang telah dibuat dan dapat langsung dimasukan ke penyimpanan cloud computing.
5. Media : Layanan Media Windows Azure memperbolehkan untuk mengembangkan solusi penyebaran media, yang mana bisa menampilkan media dari Adobe Flash, Android, iOS, Windows, dan platform lainnya.
6. Aplikasi web : Menawarkan keamanan dan fleksibilitas pengembangan, penyebaran, dan pilihan skala untuk berbagai macam ukuran aplikasi web.
7. Penyimpanan, pencadangan, dan pemulihan : Menyediakan penyimpanan, pencadangan, dan solusi pemulihan data apapun.
8. Identitas dan manajemen akses : Windows Azure Active Directory memberikan layanan pengamanan pada identitas perusahaan, serta melakukan manajemen pada banyak pengguna di sebuah perusahaan.
9. Integrasi : Memperbolehkan pengguna untuk membawa seluruh aplikasi, data, perangkat, mitra ke perangkat lokal dan ke awan.
10. Manajemen data : Menyediakan solusi yang tepat untuk kebutuhan data pengguna.

sumber : Wikipedia Indonesia
Share
Tweet
Pin
Share
3 comments
Pengertian System Development Live Cycle (SDLC)
   System Development Live Cycle (SDLC) adalah keseluruhan proses dalam membangun sistem melalui beberapa langkah. Ada beberapa model SDLC. Model yang cukup populer dan banyak digunakan adalah waterfall. Beberapa model lain SDLC misalnya fountain, spiral, rapid, prototyping, incremental, build & fix, dan synchronize & stabilize.
    Dengan siklus SDLC, proses membangun sistem dibagi menjadi beberapa fase atau langkah dan pada sistem yang besar, masing-masing langkah dikerjakan oleh tim yang berbeda. Dalam sebuah siklus SDLC, terdapat enam fase atau langkah. Jumlah fase SDLC pada referensi lain mungkin berbeda, namun secara umum adalah sama. Pengembangan SLDC adalah proses yang digunakan oleh analis sistem untuk mengembangkan sistem informasi. SLDC harus menghasilkan sebuah sistem yang memenuhi harapan pelanggan, mencapai penyelesaian dengan tepat waktu, dan dapat bekerja secara efektif dan efisien.

Tahapan SDLC
Berikut ini adalah tahapan-tahapan pada SDLC :
1. Perencanaan Sistem (Systems Planning) : Sebuah proses untuk memahami sebuah sistem yang akan dibangun. Pada tahapan perencanaan ini, diperlukan analisa terhadap sistem salah satunya dengan cara mencari data ataupun menyeleksi kebutuhan user. Aktivitas-aktivitas pada tahap ini meliputi mendefinisikan tujuan, mengidentifikasi masalah yang akan diselesaikan dengan sistem dan strategi pengembangan sistem.
2. Analisis Sistem (Systems Analysis) : Analisis sistem ditujukan untuk pemahaman yang menyeluruh terhadap masalah dan kebutuhan yang akan dipelajari dan dianalisis. Aktivitas pada tahapan ini yaitu melakukan studi untuk menemukan suatu kasus yang bisa diselesaikan oleh sistem, mengklasifikasikan masalah, solusi yang diterapkan pada sistem, analisa dan pendefinisian kebutuhan sistem.
3. Perancangan Sistem (Systems Design) : Tahap ini merupakan hasil analisa dan hasil pembahasan mengenai spesifikasi sistem yang akan diterapkan menjadi rancangan dari sebuah sistem dan siap untuk dikembangkan. Pada tahap ini dilakukan implementasi spesifikasi sistem, analisis terhadap sistem, dan pendukung dari sistem yang akan dikembangkan nantinya.
4. Pengembangan Sistem (System Development) : Pada tahapan ini mengonversi desain ke sistem informasi. Aktifitas pada tahap ini seperti melakukan instalasi lingkungan sistem, membuat basis data, memperbaiki program.
5. Implementasi Sistem (Systems Implementation) : Pada tahapan ini sebuah sistem sudah selesai dibuat, sudah di ujicoba, dan dapat bekerja dengan baik dan juga optimal. Pada tahapan ini sistem mulai diimplementasikan dan digunakan secara real oleh user yang membutuhkan.
6. Testing : Pada tahadapan ini kita melakukan testing terhadap sistem baru yang telah kita buat. Aktifitas pada sistem ini berupa identifikasi terhadap kelayakan sistem serta identifikasi kesalahan sistem.
7. Pemeliharaan Sistem (Systems Maintenance) : Pada tahapan ini dilakukan untuk menjaga sistem agar tetap mampu beroperasi secara benar melalui kemampuan sistem dalam mengadaptasikan diri sesuai dengan kebutuhan.

    Siklus SDLC dijalankan secara berurutan, mulai dari langkah pertama hingga langkah keenam. Setiap langkah yang telah selesai harus dikaji ulang, kadang-kadang bersama expert user, terutama dalam langkah spesifikasi kebutuhan dan perancangan sistem untuk memastikan bahwa langkah telah dikerjakan dengan benar dan sesuai harapan. Jika tidak maka langkah tersebut perlu diulangi lagi atau kembali ke langkah sebelumnya.

    Kaji ulang yang dimaksud adalah pengujian yang sifatnya quality control, sedangkan pengujian di langkah kelima bersifat quality assurance. Quality control dilakukan oleh personal internal tim untuk membangun kualitas, sedangkan quality assurance dilakukan oleh orang di luar tim untuk menguji kualitas sistem. Semua langkah dalam siklus harus terdokumentasi. Dokumentasi yang baik akan mempermudah pemeliharaan dan peningkatan fungsi sistem.

  Jadi, secara literatur, banyak sekali aktifitas yang terjadi pada setiap langkah pada SDLC. Contohnya saja: menentukan budget, mengumpulkan kebutuhan bisnis, desain model, menulis detil dan dokumentasi, manajemen proyek, dan sebagainya. Semua aktifitas yang muncul sudah tentu bergantung pada kasus pengembangan yang akan dilakukan.

Sumber :
- INFOTIK.
- Yuliagroup's Weblog.
- Gelas Dingin.
Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Sejarah Perkembangan SI dan TI
     Perkembangan peradaban manusia diiringi dengan perkembangan cara penyampaian informasi (yang selanjutnya dikenal dengan istilah teknologi informasi), mulai dari gambar-gambar, peletakan tonggak sejarah dalam bentuk prasasti, sampai diperkenalkannya dunia arus informasi yang dikenal dengan nama internet. Manusia telah hidup semenjak 209 ribu tahun yang lalu, semenjak dari itu manusia terus berkembang dan mulai berkomunikasi terhadap sesama manusia. Komunikasi menjadi satu alat yang sangat penting bagi peradaban manusia, dan untuk berkomunikasi manusia atau mahluk lainnya pun butuh sesuatu yang sama-sama dimiliki yaitu bahasa.

    Walaupun mungkin manusia memiliki bahasa yang berbeda disetiap lingkungan, tetapi bahasa tetap mempunyai satu fungsi yang sama yaitu menyatukan dan memajukan masyarakatnya. Bahasa terus berevolusi dari bahasa yang digunakan untuk konteks lingkungan yang kecil seperti desa sampai menjadi bahasa nasional yang menjadi bahasa utama atau wajib setiap negara. Dengan masyarakat yang semakin menyadari pentingnya komunikasi, banyak para inventor yang membuat alat komunikasi seperti pada tahun 1876, Melvyl Dewey mengembangkan sitem penulisan Desimal. Lalu pada tahun 1877, Alexander Graham Bell mengembangkan telepon yang dipergunakan secara umum.

    Dari eksistensi telepon yang pada zaman dahulu hanya tersedia di institusi pemerintahan atau perkantoran, sampai mulai digunakan untuk setiap rumah, hingga sekarang ini digunakan oleh setiap orang. Dari yang cara penggunaanya menghubungi operator kepada siapa kita akan melakukan panggilan, sampai mulai menggunakan nomer telepon masing-masing. Dari yang cara penggunaanya diputar, lalu ditekan, sampai disentuh. Pada tahun itu juga, fotografi dengan kecepatan tinggi ditemukan oleh Edweard Maybridge. Pada tahun 1899, telah dipergunakan sistem penyimpanan dalam tape (pita) magnetis untuk yang pertama. Dan memberikan inspirasi pada Zvorkyn untuk menciptakan tabung TV (Televisi) yang pertama pada tahun 1923.

    Pada 1972, Ray Tomlinson menciptakan aplikasi surat elektrolik yang pertama, lalu pada 1982, kata “e-mail” pertama kali digunakan. E-mail digunakan untuk mengirimkan pesan lewat internet. Pertukaran informasi dan keterikatan manusia dengan manusia yang memicu pembuatan komputer. Komputer dibuat untuk membuat kalkulasi matematikan yang kompleks semjadi mudah dan memudahkan pekerjaan manusia. Charles Babbage adalah Bapak Komputer, orang pertama yang membuat komputer, sedangkan Alan Turing adalah Bapak Komputer Modern, Turing membuat komputer modern pertama kalinya untuk membantu Inggris memenangan perang melawan Jerman.

   Dengan berkembangnya zaman, teknologi informasi yang merupakan gabungan antara teknologi perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) terus menawarkan berbagai konten yang berupa elektronik yang dapat dipergunakan di perangkat smartphone dan komputer seperti e-government, e- commerce, e-education, e-medicine, e-laboratory, dll.

Perkembangan Komputer
   Komputer yang pada zaman sekarang ini telah menjadi barang yang wajib dimiliki dengan memiliki berbagai fungsi dari a sampai z. Komputer juga telah memiliki peran yang sangat penting bagi perkembangan global.

1.  Komputer Generasi Pertama (1946-1959) adalah Electronic Numerical Integrator and Calculator (ENIAC) yang merupakan komputer digital elektronik yang digunakan untuk kebutuhan umum. Program ENIAC dirancang pada tahun 1942, dan mulai dibuat pada tahun 1943 oleh Dr. John W. Mauchly dan John Presper Eckert di Moore School of Electrical Engineering (University of Pennsylvania) dan baru selesai pada tahun 1946. ENIAC berukuran sangat besar, untuk penempatannya membutuhkan ruang 500 m2. ENIAC menggunakan 18.000 tabung hampa udara, 75.000 relay dan saklar, 10.000 kapasitor, dan 70.000 resistor. Ketika dioperasikan, ENIAC membutuhkan daya listrik sebesar 140 kilowatt dengan berat lebih dari 30 ton, dan menempati ruangan 167 m2.

2. Komputer Generasi Kedua (1959-1964) : Mesin pertama yang memanfaatkan teknologi resistor ini adalah superkomputer. IBM membuat superkomputer bernama Stretch dan Sprery-Rand membuat komputer bernama LARC. Komputer-komputer ini yang dikembangkan untuk laboratorium energi atom, dapat menangani sejumlah besar data, sebuah kemampuan yang sangat dibutuhkan oleh peneliti atom. Salah satu contoh penting komputer pada masa ini adalah IBM 1401 yang diterima secara luas di kalangan industri. Pada tahun 1965, hampir seluruh bisnis-bisnis besar menggunakan komputer generasi kedua untuk memproses informasi keuangan. Dengan konsep ini, komputer dapat mencetak faktur pembelian konsumen dan kemudian menjalankan desain produk atau menghitung daftar gaji. Jenis-jenis komputer lain yang muncul pada generasi ini diantaranya UNIVAC III, UNIVAC SS80, SS90, dan 1107, IBM 7070, 7080, 1400, dan 1600.

3. Komputer Generasi Ketiga (1964-1970) : Karena Komputer Generasi II menggunakan transistor yang membuat komputer menjadai cepat panas, maka pada generasi ketiga ini para pengembang mulai meninggalkan resistor. Jack Billy pada 1958, menciptakan komponen yang lebih canggih dibandingkan transistor yang membuat komputer cepat panas tadi, yakni IC/Integrated Circuitchip kecil yang mampu menampung banyak komponen menjadi satu. Produk Komputer Generasi III adalah IBM S/360, UNIVAC 1108, UNIVAC 9000, Burroughts 5700, 6700, 7700, NCR Century, GE 600, CDC 3000, 6000, dan 7000, PDP-8, dan PDP-11 (pabrik pembuatnya adalah Digital Equipment Corporation).

4. Komputer Generasi Keempat (1979-2000an) : Pada generasi ini, komputer yang menggunakan chip IC kemudian dikembangkan lagi. Perusahaan Very Large Scale Integration mencoba melakukan pengembangan tersebut pada 1980-an. Alhasil, satu chip tunggal dapat menampung ribuan komponen. Sejak tahun 1970 ada dua perkembangan yang dianggap sebagai komputer generasi IV. Pertama, penggunaan Large Scale Integration (LSI) yang disebut juga dengan nama Bipolar Large Large Scale Integration.

   LSI merupakan pemadatan beribu-ribu IC yang dijadikan satu dalam sebuah keping IC yang disebut chip. Istilah chip digunakan untuk menunjukkan suatu lempengan persegi empat yang memuat rangkaian terpadu IC. LSI kemudian dikembangkan menjadi Very Large Scale Integration (VLSI) yang dapat menampung puluhan ribu hingga ratusan ribu IC. Selanjutnya dikembangkannya komputer mikro yang menggunakan mikroprosesor dan semikonduktor yang berbentuk chip untuk memori komputer internal sementara generasi sebelumnya menggunakan magnetic core storage. Perusahaan Intel pada tahun 1971 memperkenalkan mikrokomputer 4 bit yang menggunakan chip prosesor dengan nama 4004 yang berisi 230 transistor dan berjalan pada 108 KHz (Kilo-Hertz) dan dapat mengeksekusi 60.000 operasi per detik.

    Produk Komputer Generasi IV adalah IBM 370, Apple I dan Apple II, PDP-11, VisiCalc, dan Altair yang menggunakan prosesor Intel 8080, dengan sistem operasi CP/M (Control Program for Microprocessor), dengan bahasa pemrograman Microsoft Basic (Beginners Allpurpose Symbolic Instruction Code).

5. Komputer Generasi kelima (Sekarang) : Pada perkembangan selanjutnya perubahan besar terjadi bahwa sejak IBM-PC diperkenalkan dan bukan menjadi satu-satunya manufaktur PC-compatible, maka standar baru dalam dunia industri PC lebih dikembangkan oleh perusahaan lain seperti Intel dan Microsoft yang dipelopori oleh W. Bill Gates yang menjadi pionir standar hardware dan software dunia. Dan dilanjutkan dengan munculnya Smartphone. Sejarah perkembangan komputer generasi kelima adalah komputer yang kita gunakan sekarang ini. Pada generasi ini ditandai dengan munculnya: LSI (Large Scale Integration) yang merupakan pemadatan ribuan microprocessor ke dalam sebuah microprocesor. Selain itu, juga ditandai dengan munculnya microprocessor dan semi conductor.

    Perusahaan-perusahaan yang membuat microprocessor di antaranya adalah Intel Corporation, Motorola, Zilog dan lainnya lagi. Di pasaran bisa kita lihat adanya microprocessor dari Intel dengan model 4004, 8088, 80286, 80386, 80486, dan Pentium. Pentium-4 merupakan produksi terbaru dari Intel Corporation yang diharapkan dapat menutupi segala kelemahan yang ada pada produk sebelumnya. Di samping itu, kemampuan dan kecepatan yang dimiliki Pentium-4 juga bertambah menjadi 2 Ghz. Tahun 2001, Intel mengumumkan prosesor Itanium yang merupakan prosesor dengan basis arsitektur 64 bit (IA-64) pertama. Itanium merupakan prosesor pertama milik Intel dengan instruksi-instruksi 64 bit dan akan menelurkan satu generasi baru dari sistem operasi dan aplikasi, sementara masih mempertahankan backward compatibility dengan software 32 bit.

     Perlu diketahui bahwa sejak dikeluarkannya prosesor 386, komputer beroperasi pada 32 bit per satuan waktu dalam mengeksekusi informasi hingga Pentium 4. Hingga sekarang komputer yang digunakan kebanyakan masih yang berbasis 32 bit. Meskipun komputer pada generasi ini ukuran fisiknya menjadi lebih kecil dan sederhana namun memiliki kemampuan yang semakin canggih. Pada generasi kelima ini, telah dilakukan pengembangan dengan apa yang dinamakan Josephson Junction, teknologi yang akan menggantikan chip yang mempunyai kemampuan memproses trilyunan operasi perdetik sementara teknologi chip hanya mampu memproses miliaran operasi perdetik.

    Contoh-contoh komputer yang lahir pada generasi kelima berbasis x86, seperti chip 286 yang diperkenalkan pada tahun 1982 dengan 134.000 transistor, kemudian chip 386 pada tahun 1983 dengan 275.000 transistor, sedangkan chip 486 diperkenalkan tahun 1989 yang memiliki 1,2 juta transistor. Selanjutnya pada tahun 1993, Intel memperkenalkan keluarga prosesor 586 yang disebut Pentium 1 dengan jumlah transistor 3,1 juta untuk melakkan 90 MIPS (Million Instruction Per Second). Kemudian dilanjutkan pada generasi berikutnya yaitu Pentium 2, 3, dan 4.

Pemanfaatan SI dan TI
   Seperti yang telah saya katakan sebelumnya bahwa sistem/teknologi informasi yang saling berkaitan memiliki kunci penting bagi peradaban umat manusia. Sekarang setiap orang makin banyak yang memanfaatkan teknologi disegala bidang untuk meningkatkan efsiensi, efektifitas, dan juga meningkatkan pendapatan. Maka dari itu kita akan membahas pemanfaatan sistem/teknologi informasi.
1. Bidang Bisnis dan Ekonomi : Dengan memanfaatkan IT untuk bisnis akan memberikan dampak yang sangat besar untuk keberlangsungan perusahaan di dunia.
  • IT dapat memperluas pangsa pasar.
  • IT dapat meningkatkan efisiensi operasional dan waktu.
  • IT dapat mengurangi biaya produksi dan operasional.
  • IT dapat memberikan keunggulan kompetitif.
  • IT dapat memberikan peluang bisnis baru.
  • e-Commerce
  • e-Money

2. Bidang Pendidikan : Pendidikan sangatlah penting untuk memprsiapkan generasi muda dimasa mendatang, mengedukasi generasi muda adalah kunci keberhasilan, maka dari itu banyak sekolah yang memanfaatkan teknologi untuk menunjang para muridnya.
  • e-Library
  • e-Learning
  • Virtual class
  • Internet yang akan membantu tugas murid

3. Bidang Politik : Teknologi informasi juga dimanfaatkan dalam bidang politik seperti saat mengkampanyekan calon gubernur atau presiden, dan pada saat pemilihan presiden. Pada pemilihan presiden teknologi informasi digunakan untuk mendata calon pemilih baik yang berada didalam ataupun diluar negeri, seperti pemilihan online. Adapun juga berbagai lembaga yang melakukan Quick Count dalam perhitungan isi suara pemilihan presiden.

4. Bidang Pemerintahan : Pernah mendengah e-Goverment? itu merupakan produk dari pemanfaatan teknologi informasi oleh pemerintah pusat maupun daerah agar dapat lebih dekat dengan masyarakatnya. Dan juga adanya e-KTP yang dimaksudkan untuk mendata semua warga negaranya secara elektronik agar semua datanya dapat diback-up, tidak akan terjadi double data, dan juga lebih efisien dan hemat kertas dan ruang.

5. Bidang Kesehatan : Dalam bidang kesehatan, teknologi informasi banyak dimanfaatkan untuk mendata pasien hingga menjadi alat untuk memeriksa pasien, seperti alat USG yang merupakan komputer. Sekarang banyak situs – stus didunia maya yang berguna untuk mengkonsultasikan kesehatan, adapun juga aplikasi-aplikasi kesehatan yang digunakan untuk mendiagnosis penyakit.

6. Bidang Industri : Dalam industri, teknologi informasi sangat akan membantu operasional sebuah pabrik. Seperti absensi elektronik, mesin-mesin, pekerja, distribusi, hingga penggajian para pekerja.

Evolusi Perangkat Lunak
1. Era Pioner (1950-1960) : Penggunaan komputer saat era pioner dilakukan secara langsung, sebuah program untuk sebuah mesin untuk tujuan tertentu. Pada era ini, perangkat lunak merupakan satu kesatuan dengan perangkat kerasnya. Penggunaan komputer dilakukan secara langsung dan hasil yang selesai di kerjakan komputer berupa print out. Proses yang di lakukan di dalam komputer berupa baris instruksi yang secara berurutan di proses.
Ciri-ciri:
- Proses batch
- Distribusi terbatas
- Pembuatan khusus

2. Era Stabil (1970-1980) : Pada era stabil penggunaan komputer sudah banyak digunakan, tidak hanya oleh kalangan peneliti dan akademi saja, tetapi juga oleh kalangan industri/perusahaan. Perusahaan perangkat lunak bermunculan, dan sebuah perangkat lunak dapat menjalankan beberapa fungsi, dari ini perangkat lunak mulai bergeser menjadi sebuah produk. Pada era ini mulai dikenal sistem basis data, yang memisahkan antara program (pemroses) dengan data (yang diproses).
Ciri-ciri:
- Multi user
- Real time
- Database

3. Era Mikro : Sejalan dengan semakin luasnya PC dan jaringan komputer di era ini, perangkat lunak juga berkembang untuk memenuhi kebutuhan perorangan. Perangkat lunak dapat dibedakan menjadi perangkat lunak sistem yang bertugas menangani internal dan perangkat lunak aplikasi yang digunakan secara langsung oleh penggunannya untuk keperluan tertentu. Automatisasi yang ada di dalam perangkat lunak mengarah ke suatu jenis kecerdasan buatan.
Ciri-ciri:
- Sistem tersebar
- Penanaman kecerdasan
- Perangkat lunak murah

4. Era Modern (1990-2000an) : Saat ini perangkat lunak sudah terdapat dimana-mana, tidak hanya pada sebuah superkomputer dengan 25 prosesornya, sebuah komputer genggam pun telah dilengkapi dengan perangkat lunak yang dapat disinkronkan dengan PC. Tidak hanya komputer, bahkan peralatan seperti telepon, TV, hingga ke mesin cuci, AC dan microwave telah di tanamkan perangkat lunak untuk mengatur operasi peralatan itu. Dan yang hebatnya lagi adalah setiap peralatan itu akan mengarah pada suatu saat kelak akan dapat saling terhubung.

   Pembuatan sebuah perangkat lunak bukan lagi pekerjaan segelentir orang, tetapi telah menjadi pekerjaan banyak orang, dengan beberapa tahapan proses yang melibatkan berbagai disiplin ilmu dalam perancangannya. Tingkat kecerdasan yang di tunjukkan oleh perangkat lunak pun semakin meningkat, selain permasalahan teknis, perangkat lunak sekarang mulai bisa mengenal suara dan gambar.
Ciri-ciri:
- Sistem desktop
- Teknologi objek
- Sistem pakar
- Pemrosesan paralel
- Jaringan komputer

Klasifikasi Perangkat Lunak
    Klasifikasi perangkat lunak terbagi menjadi perangkat lunak sistem dan perangkat lunak aplikasi.
1. Perangkat Lunak Sistem : Perangkat lunak yang bertugas untuk mengatur dan mengontrol perangkat keras sehingga perangkat lunak aplikasi dapat melakukan tugasnya. Tanpa perangkat lunak sistem perangkat lunak aplikasi tidak dapat dijalankan. Perangkat lunak sistem dibagi menjadi
a. Sistem Operasi : Bagian penting bagi komputer, dan sistem operasi sendiri merupakan perangkat lunak yang bertugas mengontrol dan melakukan manajemen perangkat keras serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan perangkat lunak aplikasi. Komputer tidak dapat menjalankan perangkat lunak aplikasi jika kita tidak memiliki sistem operasi di dalamnya. contohnya adalah Windows, Mac OS, BeOS, DOS, UNIX, LINUX.
Tugas Sistem Operasi:
- Mengatur user interface
- Mengoordinasikan perangkat keras dengan perangkat lunak yang terdapat pada komputer
- Mengatur bagaimana perangkat lunak bisa masuk dalam memori
- Mengatur cara penyimpanan dan pengambilan data pada media penyimpanan
- Mengelola semua sumber daya sistem pada komputer dan lain-lain

b. Bahasa Pemrograman : Instruksi dan aturan yang tertuang dalam bentuk kode-kode yang diberikan pada komputer untuk melaksanakan suatu tugas. Manusia memberikan instruksi yang dimengerti oleh komputer melalui bahasa pemrograman, dan komputer akan menerjemahkannya.
Bahasa Pemrogaman ini dibagi menjadi 3 yaitu :
1. Low Level Language : Bahasa tingkat rendah atau bahasa mesin. Contohnya : Machine code, merupakan kode yang disimpan dalam bentuk angka biner (0 dan 1), dimana angka biner tersebut berfungsi menyimpan instruksi yang diperlukan oleh mesin.
2. Middle Level Language : Bahasa pemrograman tingkat menengah. Contohnya : bahasa C dan C++, merupakan compiler untuk membuat aplikasi interfacing komputer maupun microcontroller.
3. High Level Language : Bahasa tingkat tinggi di mana struktur maupun tata bahasa dalam penulisan program mudah dipahami oleh manusia. Contohnya : Basic, Pascal, FORTRAN, COBOL, dan Prolog

c. Utility : Perangkat lunak yang berfungsi untuk menyelesaikan suatu permasalahan tertentu dalam sistem komputer. Seperti membantu pengoperasian mesin dalam komputer diantaranya mempersiapkan pemakaian media disk, membuat duplikat (copy file), membuat atau menghapus proteksi (keamanan) suatu sistem software, memperbaiki bagian file pada disk yang rusak, menguji kebenaran kinerja dari komputer, dan lain-lain. Contohnya : WinRar, Scandisk, Disk Defragmenter, Norton Ghost, Tune Up Utilites, Advanced System Care, CC-Cleaner, dll.

Sumber:
1. TIKOM SMPN 2 SOBANG.
2. syifamss.
3. Fitrahadiarief.
4. Gelas Dingin.
Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Pengertian Inovasi
     Inovasi adalah pemasukan atau pengenalan hal-hal baru, pembaharuan, penemuan baru yang berbeda dari yang sudah ada atau yang sudah dikenal sebelumnya. Dari pengertian inovasi tersebut dapat disimpulkan bahwa inovasi adalah proses kreatif dalam melakukan penemuan baru yang berbeda dari yang sudah ada.

Pengertian Inovasi Menurut Para Ahli
1. Kuniyoshi Urabe : Inovasi merupakan setiap kegiatan yang tidak bisa dihasilkan dengan satu kali pukul, melainkan suatu proses yang panjang dan kumulatif, meliputi banyak proses pengambilan keputusan, mulai dari penemuan gagasan hingga ke implementasian nya di pasar.
2. Van de Ven, Andrew H. : Pengertian inovasi adalah pengembangan dan implementasi gagasan-gagasan baru oleh orang dalam jangka waktu tertentu yang dilakukan dengan berbagai aktivitas transaksi di dalam tatanan organisasi tertentu.
3. Everett M. Rogers : Inovasi merupakan sebuah ide, gagasan, ojek, dan praktik yang dilandasi dan diterima sebagai suatu hal yang baru oleh seseorang atau pun kelompok tertentu untuk diaplikasikan atau pun diadopsi.
4. UU No. 19 Tahun 2002 : Pengertian inovasi adalah kegiatan penelitian, pengembangan, dan atau pun perekayasaan yang dilakukan dengan tujuan melakukan pengembangan penerapan praktis nilai dan konteks ilmu pengetahuan yang baru, atau pun cara baru untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sudah ada ke dalam produk atau pun proses produksinya.

Pengertian Teknologi Informasi Modern
    Teknologi Informasi (TI), atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah Information Technology (IT) adalah istilah umum untuk teknologi apa pun yang membantu manusia dalam membuat, mengubah, menyimpan, mengomunikasikan dan/atau menyebarkan informasi. TI menyatukan komputasi dan komunikasi berkecepatan tinggi untuk data, suara, dan video. Contoh dari Teknologi Informasi bukan hanya berupa komputer pribadi, tetapi juga telepon, TV, peralatan rumah tangga elektronik, dan peranti genggam modern (misalnya ponsel).

Manfaat Inovasi Sistem Informasi dan Teknologi Informasi Modern
       Inovasi dalam sistem informasi berguna untuk mengembangkan operasi-operasi manajemen yang digunakan berbagai macam perusahaan. Contohnya manfaat dalam Sistem Informasi adalah meningkatkan efisiensi operasional, memperkenalkan inovasi bisnis, membangun sumber sumber informasi strategis. Dalam Teknologi Informasi, inovasi-inovasi yang baru dapat menghasilkan sebuah produk yang berkembang. Dapat juga membantu manusia dalam mengerjakan sesuatu. Bahkan perusahaan.

Contoh Inovasi Sistem Informasi dan Teknologi Informasi Modern
1. Radio adalah sebuah alat dari perkembangan Teknologi Informasi yang pada zamannya digunakan untuk mendengarkan informasi dari suatu tempat dan kejadian tertentu yang berada jauh dari tempat para pendengar. Pada zaman kemerdekaan bangsa Indonesia, radio digunakan untuk menginformasikan seluruh rakyat Indonesia bahwa saat itu Indonesia menyatakan kemerdekaannya.

2. Televisi (TV) adalah sebuah media telekomunikasi terkenal yang berfungsi sebagai penerima siaran gambar bergerak beserta suara, baik itu yang monokrom (hitam-putih) maupun berwarna. Televisi dapat diartikan sebagai alat komunikasi jarak jauh yang menggunakan media visual/penglihatan. kita tak perlu ketempat yang jauh untuk melihat kondisi dari suatu kejadian tertentu yang jauh atau bahkan sangat jauh.

3. Sosial Media : Sosial media sekarang ini penuh inovasi setiap tahunnya. Mulai dari FaceBook, Twitter, Snapchat, Instagram, dll. Ada yang berbasiskan video, gambar, bahkan tag lokasi. Dari awalnya hanya update status, ganti profile picture. Sekarang semua bisa di update melalui sosial media. Hal-hal yang tidak kita mau lewati bisa kita post ke sosial media.

4. Teknologi Robot : Perkembangan robot saat ini sungguh luar biasa. Beberapa diantara robot digunakan untuk membantu perusahaan membuat mobil. Bahkan ada robot yang dibuat mirip manusia yang disebut Humanoid. Bahkan ada alat seperti tangan buatan yang terbuat seperti tangan robot yang dapat digunakan untuk orang-orang yang tidak memiliki tangan atau kekurangan pada fisik.

5. Virtual Reality (VR) dalam bahasa Indonesia disebut Realitas Maya adalah sebuah teknologi yang membuat pengguna atau user dapat berinteraksi dengan lingkungan yang ada dalam dunia maya yang disimulasikan oleh komputer, jadi kita merasa berada di dalam lingkungan tersebut.

6. Teknologi Gaming : Untuk terciptanya alat gaming yang stabil dan efektif terhadap si pengguna. Teknologi gaming semaking berkembang. Contohnya Playstation Eye yang mendeteksi gerakan pemain, sama halnya seperti kinect. Lalu ada juga motion gesture, seperti Nintendo Wii, dan yang terakhir teknologi gaming yang terbaru itu ada Virtual Reality (VR). VR diharapkan kedepannya bisa membawa pemain merasakan masuk kedalam game.

7. Drone merupakan pesawat pengintai tak berawak yang dijalankan dengan pusat kendali di suatu tempat dengan menggunakan komputer atau juga remote control. Selain dapat dikendalikan, drone juga dapat disetting untuk dapat terbang secara otomatis. Kita bisa melihat pemandangan alam yang sangat indah dan menyeluruh yang direkam oleh drone dari udara.


8. Komputer dan Smartphone : Komputer dapat membantu anda mencari informasi yang dibutuhkan dengan cepat dan akurat tanpa harus menunggu untuk mendapatkannya. Terutama jika komputer telah terhubung dengan Internet.
Sama halnya dengan komputer, smartphone juga mampu mencari informasi yang anda butuhkan dengan cepat. Hanya saja yang membedakannya, mencari informasi menggunakan smartphone bisa dimana saja dan kapan saja sesuai keinginan dan kuota Internet anda.



    Tentu saja masih banyak lagi contoh lainya, dengan adanya beberapa contoh tersebut anda dapat menggali informasi lebih dalam dalam sesuai keinginan anda dalam pemakaiannya, namun dengan harga yang lumayan tinggi. Bahkan ada yang sangat tinggi.

Sumber:
1. ASM Blog.
2. Gelas Dingin.
Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Older Posts

Pages

  • Home
  • Ilmu Budaya Dasar
  • Ilmu Sosial Dasar
  • Inovasi SI & New Technology
  • Manajemen Layanan SI
  • Pengantar Animasi & Desain Grafis
  • Pengantar Teknologi Sistem Cerdas
  • Film
  • Musik

NEW POST!!

TOEFL - Present Participle

Gunadarma University

Gunadarma University
Coloring The Global Future

UG Site

  • BAAK Online
  • e-Library
  • Staffsite
  • Studentsite
  • V-Class

Translate

Follow Me

  • Facebook
  • Google+
  • Instagram
  • Music Blog
  • Pottermore
  • Spotify
  • Studentsite
  • YouTube

Archive

yuliahendro.blogspot.com © 2015-2017. Powered by Blogger.

Total Pageviews

Spotify Playlist

Popular Posts

  • Konsep Dasar A.I. (Artificial Intelligence)
  • Maintenance Dalam Pengembangan Software System
  • Animasi dan Desain Grafis
  • Animasi dan Desain Grafis: Iklan Layanan Masyarakat - Kelalaian di Jalan Umum
  • Animasi dan Desain Grafis: Storyboard

Visitors

Flag Counter

About me

Indonesian | Senior FIKTI UG '16

Instagram

Created with by BeautyTemplates| Distributed By Gooyaabi Templates